September 28, 2022

JAWAMEDIANEWS

Media Online Indonesia

Momen Haru Dua Prajurit Kostrad Bertemu Keluarga di Medan Latihan

 647 total views,  4 views today



Lombok Tengah, www.jawamedianews.com – Prajurit TNI identik dengan sikap disiplin, tegas dan sigap dalam menjalankan tugas. Seperti Divisi Infanteri 2 Kostrad yang menggelar latihan penerjunan Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) dan penerjunan statik pada Sabtu, 17 september 2022 lalu membuat momen haru dua prajurit yang bertemu keluarga di medan latihan.

Dilansir dari Penerangan Divif 2 Kostrad pada Senin, 19 September 2022 bahwa Latihan Gabungan Utama Linud tahun anggaran 2022 tersebut berlangsung di Kampung Sengkol, Lombok Tengah, NTB.

Usai melaksanakan latihan, terjadi momen mengharukan pada dua prajurit yaitu Sertu Khoirudin dari Yonif 503/Mayangkara dan Pratu Reza dari Yonif 502/Ujwala Yudha.

Diungkapkan Sertu Khoirudin, dirinya kurang lebih 12 tahun belum pernah bertemu dengan H. Yusuf ayahnya yang tinggal di Bima, karena sering ikut penugasan.

Sebelum berangkat latihan, Sertu Khoirudin sempat menghubungi ayahnya bahwa dirinya akan melaksanakan latihan di Kampung Sengkol, Lombok Tengah. Kesempatan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh H. Yusuf untuk menemui putranya.

Saat dikonfirmasi awak media di lokasi, H. Yusuf menjelaskan bahwa setibanya di daerah latihan dirinya bertanya kepada Bapak Tentara yang kebetulan adalah Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Syafrial selaku Pangkogasgab Linud pada latihan tersebut.

H. Yusuf menjelaskan, bahwa ia ingin bertemu dengan putranya yang sudah 12 tahun lebih tidak bertemu. Saat ditanya nama dan pangkat anaknya, H. Yusuf menyampaikan mencari Koptu Khoirudin dan hal ini yang membuat bingung Danyonif PR 503/Mayangkara karena tidak ada nama Koptu Khoirudin. Hingga akhirnya salah satu keluarganya menjelaskan bahwa pangkatnya sekarang kalau tidak salah sudah sertu.

Saat mempertemukan H. Yusuf dengan Sertu Khoirudin, Pangdivif 2 Kostrad tak kuasa menahan rasa haru dan iba pada keluarga yang telah puluhan tahun tak bertemu tersebut.

Dari momen mengharukan tersebut, lantas Pangdivif 2 Kostrad memberikan cuti selama 1 minggu kepada Sertu Khoirudin untuk menghabiskan waktu cuti bersama keluarganya.

Dengan rasa haru dan bangga, Sertu Khoirudin menyampaikan ucapan terima kasih karena telah diberi waktu cuti bersama keluarganya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pangdivif 2 Kostrad, yang telah membantu mempertemukan dengan orang tua dan memberikan cuti selama 1 minggu. Saya akan manfaatkan waktu ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga lainnya yang berada di Lombok sekaligus berziarah ke makam ibu,” tutur Khoirudin haru yang merupakan pria asli Bima kelahiran 20 Maret 1978 itu.

Tak sampai di situ, momen haru selanjutnya datang dari Pratu Reza Primayadi yang merupakan asli orang Lombok dan saat ini berdinas di Yonif 502/Ujwala Yudha. Istrinya, Desy Sudiarti tengah hamil tua berdomisili di Lombok saat itu harus menerima keadaan karena tidak bisa dekat dengan suaminya yang sedang menjalankan dinas di Malang, Jawa Timur.

Diungkapkan Pratu Reza Primayadi, ketika istrinya akan melahirkan, pihaknya berencana akan mengajukan cuti tahunan, namun Tuhan berkendak lain karena pada saat yang bersamaan, tugas mulia memanggilnya harus ikut terlibat dalam latihan penerjunan di Kampung Sengkol, Lombok Tengah yang kebetulan satu wilayah dengan lokasi keluarganya.

Dalam kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Desy Sudiarti, dengan berlinang air mata dan membawa sosok bayi mungil yang masih merah usia 2 minggu, ia melihat kehebatan sang suami sekaligus ayah sang bayi saat melaksanakan penerjunan.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad mengungkapkan, bahwa pertemuan dua keluarga tersebut merupakan momen yang sangat langka dan jarang terjadi. “Saya merasa terharu dan iba atas cerita yang disampaikan H. Yusuf dan Desy Sudiarti. Manusia sebagai makhluk sosial, dimanapun kita berada pasti memikirkan keluarga di rumah, untuk itu melalui momen yang indah ini saya berharap kita bisa memetik hikmah dan selalu memperhatikan serta mengutamakan keluarga di rumah,” tegasnya.

Momen pertemuan dua keluarga di medan latihan tersebut banyak membuat terharu dan bangga pada dua prajurit kostrad itu. (*Red/Jo)