August 15, 2022

JAWAMEDIANEWS

Media Online Indonesia

ASPEK di Kota Batu Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

 1,830 total views,  2 views today

Kota Batu, www.jawamedianews.com – Moment bulan suci Ramadan rupanya kerap dimanfaatkan masyarakat terutama umat muslim. Salah satunya yang dilakukan Asosiasi Peternak Kelinci (ASPEK) membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan di depan Balaikota Among Tani dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, Jumat (8/4/2022).

Ketua ASPEK Kota Batu Kuswanto menjelaskan, jika hal iti dilakukan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus sebagai ajang jalinan tali silaturahmi bagi sesama peternak kelinci.

“Ya, hari ini kami buka puasa bersama dalam rangka mrmpererat tali silaturahmi sekaligus mensolidkan bagi semua anggota ASPEK. Dimana selain buka puasa bersama, kami juga membahas program kerja ke depannya,” terang Cak Kus sapaan akrabnya di sela-sela buka puasa bersama.

Di tempat yang sama, Jubir ASPEK Kota Batu Putra Aditya menambahkan, jika kegiatan buka puasa bersama tersebut selain untuk menguyubkan bagi setiap anggotanya juga membahas program kerja ke depan.

“Kami juga banyak sekali program kerja, dimana keberadaan ASPEK Kota Batu selain sebagai wadah bagi komunitas para peternak kelinci kami juga berkreasi dengan membuat souvenir berbahan dasar kelinci, seperti tas, tempat tisu, gantungan kunci dan lain-lain,” imbuh Bolet sapaan akrabnya.

Founder Alvin The Rabbit ini menguraikan, jika di setiap para peternak kelinci yang tergabung pada ASPEK Kota Batu juga membuat pakan kelinci sendiri.

“Selain beternak kelinci, kami tentunya juga membuat pakan kelinci olahan berupa pelet dengan nama Rabbit Feet. Dan bagi anggota ASPEK sendiri yang membeli, pastinya kami berikan harga miring alias diskon khusus,” tandasnya.

Sementara itu, Masyhuri Azar selaku anggota ASPEK Kota Batu mengungkapkan, jika dalam pembuatan proses pelet sekaligus pemasaran sejauh ini bisa di kirim ke kota dan luar kota, selain bagi para anggota ASPEK itu sendiri.

“Ya, tentunya sejauh ini kami memang memproduksi pelet pakan kelinci sendiri. Dalam sehari kami bisa memproduksi lima ton pelet. Bahan yang kami gunakan berupa jagung, polar, bungkil kedelai dan bekatul. Kami tentunya berharap, agar perkelincian di Kota Batu dapat dikenal di seluruh Indonesia dan lebih mendunia,” pungkas bapak satu anak ini. (Yog)