August 17, 2022

JAWAMEDIANEWS

Media Online Indonesia

Peringati HUT ke-61 Pangdivif 2 Kostrad Dampingi Pangkostrad Ziarah Makam

 1,459 total views,  2 views today



Karanganyar, www.jawamedianews.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-61 Kostrad, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto, S.I.P., M.M., M. Tr. (Han)., mendampingi Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.,  ziarah makam ke Astana Giri Bangun, Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan saat ziarah diantaranya yasinan, peletakkan karangan bunga, bunga ronce dan tabur bunga oleh Pangkostrad diikuti seluruh peserta ziarah. Selain dalam rangka memperingati HUT ke-61 Kostrad, kunjungan ziarah ini dilakukan untuk menghormati jasa mantan Presiden kedua waktu itu, Jenderal Besar HM. Soeharto yang telah memperjuangkan Indonesia untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI pada masanya.

Soeharto merupakan tokoh yang membesarkan nama satuan Kostrad, bahkan beliau pernah menjabat sebagai Komandan ke VI Resimen Infanteri 15 yang sekarang dikenal sebagai Brigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad. Selain itu peserta ziarah juga mendoakan arwah almarhumah Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto.

Pangkostrad menyampaikan, “Ziarah memperingati HUT ke-61 Kostrad ini dilaksanakan untuk mengenang, menghormati, menauladani jasa-jasa dan perjuangan para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur membela serta mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Disisi lain, Pangdivif 2 Kostrad juga menuturkan, “Sudah sepatutnya berkaca terhadap sejarah perjuangan para pahlawan. Apa yang kita nikmati sampai dengan saat ini tentunya tidak lepas dari perjuangan para pendahulu kita,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pangdivif 1 Kostrad, Irkostrad, para Asisten Kaskostrad dan Kasdivif 2 Kostrad, Danbrigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad serta para Dansatjar Brigif Mekanis Raider 6/TSB/2 Kostrad.

Kegiatan seperti ini patut diapresiasi penuh karena para pejuang Indonesia yang telah gugur harus dikenang dan dijadikan contoh untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. (*Red.JMN)